Kamis, 01 Januari 2015

Media jadi target serangan siber berikutnya?

Media jadi target serangan siber berikutnya?

Jakarta (ANTARA News) - Setelah mendatangkan malapetaka pada Sony Pictures Entertainment, hacker (peretas) terkait dg serangan siber mengancam sebuah "organisasi media berita," yang tdk disebutkan namanya, mnurut laporan dari buletin FBI.

Ancaman dari kelompok peretas meluas ke "sebuah organisasi media berita dan mungkin meluas ke organisasi lain dalam waktu dekat," mnurut FBI Joint Intelligence Bulletin, seperti dikutip The Hollywood Reporter.

Kelompok yang berhubungan dg serangan siber terhadap Sony Pictures, Guardians of Peace, dikaitkan oleh FBI dg pemerintah Korea Utara. Buletin FBI mencatat bahwa kelompok peretas tsb "mengejek" badan dan organisasi media yang tdk disebutkan namanya pada 20 Desember mem-posting pesan di Pastebin "dan menyiratkan adanya ancaman tambahan."

Serangan siber terhadap Sony, yang dimulai pada 24 November lalu, membocorkan data bisnis dan data pribadi serta email karyawan maupun eksekutif studio film tsb secara daring.

Dalam pernyatannya pada 20 Desember, FBI menggambarkan serangan tsb sebagai "intrusi ke dalam jaringan SPE (yang) terdiri dari penyebaran malware destruktif" dan bahwa Korea Utara "bertanggung jawab atas tindakan tsb."

Setelah pada awalnya membatalkan rilis film komedi "The Interview" menysul penolakan sejumlah bioskop untk menayangkan film tsb, Sony mengumumkan peluncuran film tsb di bisokop independen pada 23 Desember.

"Sebagai bagian dari kemitraan publik-swasta kammi yang sedang berlangsung, FBI dan DHS secara rutin berbagi informasi dg masyarakat sektor swasta dan penegakan hukum. FBI dan DHS tdk menerima informasi khusus yang menunjukkan ancaman terhadap hiburan atau organisasi berita, namun dg hati-hati, kammi akan terus menyebarkan informasi yang relevan selama investigasi kammi," kata FBI dalam sebuah pernyataan yang dikutip The Hollywood Reporter.

Penerjemah: Arindra Meodia

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/471894/media-jadi-target-serangan-siber-berikutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar