JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil membantah jika kisruh yang terjadi dalam proses pemilihan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri karena adanya âperang bintangâ di tubuh Kepolisian. Menurutnya, kondisi yang ada saat ini adalah persaingan yang lumrah terjadi.
"Saya hanya mengatakan dalam setiap pemilihan kepemimpinan, lebih-lebih calonnya lebih dari satu, persaingan itu pasti ada. Untuk itu, persaingan agar sehat harus transparan dan terbuka," kata dia dalam keterangannya kepada Okezone, Rabu (14/1/2015) malam.

Hanya saja, Nasir menekankan bahwa setiap dugaan yang muncul harus dibuktikan dg fakta-fakta yang kuat agar tdk menimbulkan kegaduhan baru di tengah masyarakat.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu lantas memastikan bahwa DPR tdk akan ikut dalam informasi liar yang beredar di publik.
"Karena kammi (DPR) hanya menjalankan apa yang diamanatkan UU terkait uji kelayakan calon Kapolri ini. Kami tdk mau masuk ke persoalan-persoalan teknis yang bisa mempertajam dugaan-dugaan publik yang belum tentu benarnya," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar