Jenazah Pilot AirAsia Akan Dapat Perlakuan Khusus (Foto: Okezone)

PANGKALAN BUN - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia sedang melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501. Proses itu sendiri dilaksanakan di RS Bhayangakara Surabaya.
Direktur Eksekutif DVI Indonesia Mabes Polri Kombes (Pol) Anton Castilani menyebutkan pihaknya akan memberikan perlakuan khusus dalam proses identifikasi terhadap pilot dan co-pilot.
"Mengingat pilot dan co-pilot memiliki kedudukan yang penting di penerbangan, di SOP-kan atau diprotapkan untk mendapat perlakukan khusus. Pemeriksaan mendetil, beda dari yang lain," kata dia di Pangkalan Udara (Lanud) Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1/2015).

Seperti diketahui, total jenazah yang sudah dibawa ke RS Bhayangkara berjumlah 18. Empat jenazah sudah teridentifikasi dan diserahkan ke pihak keluarga. Sedangkan 14 jenazah yang lain masih dalam proses identifikasi.
Jenazah yang berhasil diidentifikasi adalah Hayati Lutfiah Hamid warga Sidoarjo, Grayson Hurbert Linaksita warga Surabaya, Kevin Alexander Sutjipto warga Malang dan satu lagi Khairunisa Haidar Fauzi warga Palembang.
Sumber: http://news.okezone.com/read/2015/01/03/337/1087293/jenazah-pilot-airasia-akan-dapat-perlakuan-khusus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar