PARIS â" Wanita yang diburu oleh polisi Prancis sebagai tersangka dalam serangan pada mingguan satir Charlie Hebdo dan supermarket halal milik warga Yahudi di Paris diduga telah meninggalkan Prancis dan diyakini sudah berada di Suriah, sumber Turki dan Prancis mengatakan Sabtu (10/1).
Hayat Boumeddiene, 26 tahun, salah satu dari penyerang, yang digambarkan sebagai sosok âbersenjata dan berbahayaâ, lolos dalam penyergapan di Paris, Jumat (9/1) lalu, dan kini diburu pihak keamanan Prancis.
Namun sumber yang layak dipercaya, menyatakan, Hayat Boumeddiene telah meninggalkan Prancis dan melakukan perjalanan ke Suriah melalui Turki. Seorang pejabat senior Turki dikuatkan akun itu, mengatakan ia melewati Istanbul.
Pasukan keamanan tetap siaga tinggi menjelang pawai di hari Minggu sebagai unjuk solidaritas bagi 17 korban tewas dalam tiga hari kekerasan yang dimulai dg serangan terhadap mingguan Charlie Hebdo pada Rabu dan berakhir dg pengepungan dua lokasi di gudang percetakan di luar Paris dan supermarket halal Yahudi di dalam kota Prancis, Jumat (9/1).
Pasukan keamanan Prancis menembak mati dua bersaudara di balik pembunuhan Hebdo setelah mereka berlindung dalam karya cetak. Mereka juga membunuh seorang associate â" mitra Boumeddiene ini â" yang ditanam bahan peledak di Paris deli dalam pengepungan yang merenggut nyawa empat sandera.
TANPA PERINGATAN
Sebuah sumber yang akrab dg situasi mengatakan bahwa Hayat Boumeddiene meninggalkan Perancis pekan lalu dan melakukan perjalanan ke Suriah melalui Turki.
âPada tanggall 2 Januari, seorang wanita yang sesuai dg profil seperti yang disebarkan mengambil penerbangan dari Madrid ke Istanbul,â sumber yang akrab dg situasi kepada Reuters.
Sumber itu mengatakan dia didampingi seorang pria dan memiliki tiket pulang untk Januari 9, tetapi tdk pernah mengambil penerbangan itu.
Seorang pejabat senior keamanan Turki mengatakan Paris dan Ankara kini bekerja sama dalam mencoba untk melacak dia, tetapi mengatakan dia tiba di Istanbul tanpa peringatan dari Prancis.
âSetelah mereka memberitahu kammi tentang dia ⦠kammi mengidentifikasi sinyal telepon genggam pada 8 Jan,â kata sumber itu. âKami pikir dia di Suriah saat ini, tapi kammi tdk punya bukti tentang hal itu ⦠Dia adalah yang paling mungkin tdk di Turki, âkata sumber itu, menambahkan sinyal terakhir dari teleponnya terdeteksi pada hari Kamis. â" Reuters/d
Sumber: http://poskotanews.com/2015/01/11/wanita-yang-diburu-diduga-sudah-meninggalkan-prancis/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar