Kamis, 01 Januari 2015

Pilot AirAsia QZ7510 kedapatan pakai Narkoba

Pilot AirAsia QZ7510 kedapatan pakai Narkoba

Pilot AirAsia QZ7510 kedapatan pakai Narkoba

Hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 masih membelit, maskapai penerbangan AirAsia dililit masalah lagi. Kini seorang pilotnya yang berinisial FI dengan nomor penerbangan QZ7510 kedapatan menggunakan Narkoba jenis morphin dalam penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Ngurah Rai Bali.

Hal tersebut diketahui setelah Tim Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemeriksaan urine di Bandara Ngira Rai Bali pagi tadi.

“Temuan tersebut diperoleh setelah pemeriksaan urine yang dilakukan tim Balai Kesehatan Penerbangan dan Tim Direktorat Kelaikan Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub, di Bandara Ngurah Rai pagi tadi, Kamis 1 Januari 2015,” ujar Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi M Djuraid saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (1/1/2015).

Lebih lanjut kata dia, pemeriksaan tersebut dilakukan sesaat setelah yang pesawat mendarat Pukul 08.50 WIT. Menurut Hadi, semula pilot tersebut akan kembali terbang ke Jakarta pada pukul 09.20 dengan penerbangan QZ7511.

Seiring dengan temuan tersebut, pilot tersebut dilarang terbang dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Balai Kesehatan Penerbangan Kemenhub di Jakarta.

Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko membenarkan adanya tes narkoba terhadap FI, salah satu pilot AirAsia yang dinyatakan positif narkoba. Namun, Sunu menduga tes itu bisa jadi salah karena pilot FI baru saja keluar dari rumah sakit.

“Hasil awal interview kami dengan pilot tersebut baru keluar rumah sakit karena typhus dan diinfus dari 26-29 Desember. Sampai hari ini dites, yang bersangkutan masih minum obat jalan salah satunya actifed,” kata Sunu dalam jumpa pers di posko Ante Mortem, Mapolda Jawa Timur, Kamis (1/1/2015).

Sunu menduga konsumsi obat batuk bisa menjadi memberikan deteksi yang salah. Maka dari itu, AirAsia akan melakukan tes lanjutan sebagai pembandingnya.

“Yang akan dilakukan oleh kami adalah tes lanjutan. Kita akan lakukan dengan BNN dan RS Ketergantungan Obat untuk klarifikasi hasil yang lebih detil,” ucap dia.

Sunu juga menjabarkan soal jejak rekam pilot FI yang selama ini dikenal baik. Pilot FI, sebutnya sudah bekerja selama 9 tahun untuk AirAsia. “Trackrecordnya bersih, dan sudah berkeluarga,” katanya.

Sumber: http://simomot.com/2015/01/01/pilot-airasia-qz7510-kedapatan-pakai-narkoba/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar