Selasa, 13 Januari 2015

Pembicaraan dg India tak berarti tanpa agenda soal Kashmir

Pembicaraan dg India tak berarti tanpa agenda soal Kashmir

Islamabad (ANTARA News) - Penasihat Keamanan Nasional dan Luar Negeri Perdana Menteri Pakistan, Sartaj Aziz, Selasa mengatakan bahwa proses dialog dg India tak akan berarti tanpa masalah inti Kashmir dalam agenda.

Dalam pernyataan dalam konferensi pers dg Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry di ibu kota federal Islamabad, Aziz mengatakan, "Pembatalan pembicaraan tingkat menteri luar negeri oleh India, diikuti oleh insiden baru-baru ini yang tak beralasan serta penembakan tanpa pandang bulu di Garis Kontrol (LoC) dan Kerja Perbatasan adalah sumber perhatian serius bagi Pakistan," lapor KUNA

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Amerika Serikat yang menjadi anggota berpengaruh masyarakat internasional bisa membujuk India untk bekerja dg Pakistan menuju perdamaian regional dan kemakmuran ekonomi.

Dalam sambutannya, Kerry mengatakan bahwa Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif pantas banyak mendapat pujian untk kepemimpinannya dalam menjangkau tetangganya untk mengembangkan perdamaian dan saling pengertian.

"Saya tdk bisa cukup menekankan bahwa itu adalah untk kepentingan Pakistan dan India untk menggerakkan hubungan mereka ke depan," tambahnya.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa ini adalah waktu yang paling sulit untk bekerja; itu berarti Anda harus menempatkan banyak waktu dan usaha dalam mengatasi ketidakpercayaan sejarah, peristiwa masa lalu dan permusuhan yang berasal dari sejarah itu.

Kerry, yang sedang melakukan kunjungan resmi dua hari ke Pakistan setelah mengunjungi India, juga meletakkan karangan bunga di Yadgar-i-tombak (peringatan Syuhada) dan memberikan penghormatan kepada pengorbanan yang diberikan oleh angkatan bersenjata Pakistan serta rakyyatnya dalam perang melawan terorisme.

(Uu.H-AK)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar