Sabtu, 10 Januari 2015

Kisah petugas KNKT mendengarkan rekaman mengerikan kotak hitam  

Kisah petugas KNKT mendengarkan rekaman mengerikan kotak hitam  

Mendengarkan percakapan pilot dan kopilot di kabin kokpit menjadi bagian penting dalam menginvenstigasi penyebab terjadinya kecelakaan pesawat. Tugas investigasi itu berada di tangan Komite Nasional Keselamatan‎ Transportasi (KNKT). Dari rekaman percakapan pilot dan kopilot, terutama di menit-menit akhir sebelum pesawat itu celaka, maka bisa ditemukan jawaban kenapa pesawat tersebut mengalami kecelakaan.

Kisah petugas KNKT mendengarkan rekaman mengerikan kotak hitam

Kotak hitam/CNN

“Kita akan tahu apa sih yang sebenarnya terjadi dari percakapan pilot atau kopilot sesaat pesawat itu mengalami kecelakaan,” kata Investigator KNKT, Nurcahyo Utomo di Pangkalan Bun.

Tak gampang membaca kotak hitam, terutama karena butuh hati yang kuat. Sebab tidak jarang bagian akhir dari percakapan dalam kotak hitam membuat merinding. Di awal-awal tuganya sebagai investigator, suara percakapan itu selalu menganggunya.

“Selalu merinding mendengar percakapan mengerikan yang ada di kotak hitam itu. Apalagi yang bagian akhir. Bayangkan, mereka sudah tahu akan meninggal,” kata Investigator KNKT, Nurcahyo Utomo, seperti dikutip Liputan6.com.

Menurut Nurcahyo, menit-menit atau detik-detik terakhir rekaman percakapan dalam kotak hitam merupakan bagian yang paling mengerikan.‎ Dia mengaku tak bisa membayangkan bagaimana jika dirinya berada di posisi pilot dan kopilot itu.

“Kata-kata terakhir yang biasanya terdengar adalah Allahu Akbar. Merinding sekali mendengarnya,” ujar Nurcahyo.

Pernah suatu kali, Nurcahyo dan beberapa petugas KNKT lainnya mendengarkan rekaman percakapan pilot dan kopilot pesawat yang mengalami kecelakaan. Mereka konsentrasi tanpa berbicara satu sama lain sampai ruangan hening. Seusai rekaman suara habis, mereka hanya bisa saling menatap satu sama lain.

“Perasaan kami sama, hati ini seperti mau rontok mendengar rekaman itu. Tapi rekaman kita putar lagi, karena itu tugas kita. Tapi rekaman itu tidak boleh untuk konsumsi publik karena bisa menimbulkan ketakutan dan trauma,” kata Nurcahyo.

Bahan Investigasi

Nurcahyo menyebut, secara umum, kotak hitam selalu dapat terbaca oleh tim investigasi KNKT. Meski kondisi kotak hitam tak lagi bagus, selalu ada cara untuk membaca kotak hitam itu.

“Umumnya kita berhasil membaca kotak hitam meskipun kondisinya sudah rusak. Seperti sukhoi yang terbakar, kita bisa baca. Kalau pun rusak, kita akan melakukan berbagai cara untuk menelitinya,” jelas dia.

Selanjutnya, kata Nurxahyo, ada banyak pertanyaan “mengapa” yang harus dicari jawabannya dalam investigasi KNKT. Dari rekaman percakapan itulah KNKT mulai melakukan invesitigasi.‎

“Hasilnya bisa karena kerusakan mesin, rusaknya radar, atau mungkin pilot yang tidak mengetahui medan atau jalur pesawatnya,” jelas Nurcahyo yang menjadi investigator sejak tahu 1997 ini.

‎Belasan tahun bekerja sebagai investigator KNKT, maka sudah puluhan kali ia harus mendengarkan rekaman suara black box. Sebab, mendengarkan percakapan pilot dan kopilot jadi bagian penting dalam melakukan investigasi sebuah kecelakaan pesawat.

Kotak hitam yang ditelitinya di antaranya kecelakaan Pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak pada 2012, lalu kecelakaan Pesawat Lion Air di Bali pada 2013, kecelakaan Pesawat Garuda Indonesia di Yogyakarta pada 20007, dan kecelakaan Pesawat Lion Air di Solo pada 2004.

Dari rentetan peristiwa kecelakaan itu, umumnya black box yang ditangani KNKT berhasil diteliti. Meski kondisinya sudah rusak, KNKT berhasil mengungkap penyebab kecelakaan pada sebuah pesawat dari kotak hitam. Contohnya saja, black box Sukhoi Superjet 100 yang terbakar atau black box Lion Air pada kecelakaan di Bali 2013 yang sudah terendam air laut.

“Kalaupun rusak, kita akan melakukan berbagai cara, seadanya kita teliti. Pakai hitungan manual,” kata Nurcahyo.

Terkait dengan kecelakaan Pesawat AirAsia QZ8501 ini, black box pesawat tipe Airbus A320-200 itu sampai saat ini belum ditemukan. Namun, jika sudah ditemukan, bukan berarti pekerjaan selesai.

“Penemuan kotak hitan itu menjadi awal pekerjaan para investigator KNKT,” kata Nurcahyo.

Sumber: http://simomot.com/2015/01/11/kisah-petugas-knkt-mendengarkan-rekaman-mengerikan-kotak-hitam/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar