Pasar Klewer terbakar pada 27 Desember 2014 lalu. Pemkot Solo berupaya membangun pasar darurat di Alun-alun utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Namun, langkah tersebut tak semulus yang dibayangkan karena beberapa alasan.
Sejumlah pedagang mengamankan barang dagangannya dari kios mereka yang terbakar di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah, Minggu(28/12). Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Solo, Kusbani memperkirakan kerugian akibat kebakaran di Pasar Klewer mencapai triliunan rupiah, selain membakar kios dan pakaian milik pedagang juga terdapat sejumlah kantor perbankan. ANTARA FOTO/Maulana Surya/Rei/nz/14.
Selain harus menunggu rekomendasi BPJB Jateng, Pemkot Solo juga masih menunggu perizinan dari Keraton Surakarta selaku pemilik lahan. Namun sayangnya di keraton peninggalan dinasti Mataram tersebut juga terdapat berbagai kepentingan.
Di satu kubu yang dipimpin menantu PB XII, KP Edy Wirabumi, dikabarkan meminta dilibatkan penuh dalam pembangunan pasar darurat senilai Rp 22 miliar tersebut. Sementara di sisi lain Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Paku Buwono (PB) XIII dikabarkan mengajukan permohonan kompensasi anggaran yang cukup besar nilainya.
Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Umar Hasyim mengaku telah membaca surat balasan dari PB XIII ke wali kota. Dalam surat tersebut, kata Umar, PB XIII mengajukan kompensasi pada Pemkot Solo untuk menggunakan alun-alun utara sebagai lokasi pasar darurat.
âDari surat balasan PB XIII ke wali kota yang dikonsultasikan pada DPRD, memang ada klausul permintaan kompensasi. Tetapi untuk besarannya, saya tidak dapat menyebutkan,â ujar Umar sebagaimana dikutip Merdeka.
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, pihaknya akan membahas surat balasan tersebut sesegera mungkin. Namun Pemkot dan DPRD Solo masih menunggu surat balasan dari pemilik Benteng Vastenburg, atas permohonan peminjaman tempat itu untuk kepentingan yang sama.
âPermintaan kompensasi dari Sinuhun (PB XIII) tersebut terlalu berat. Tapi kita lihat nanti hasil pembahasannya bagaimana.Kita juga masih menunggu surat balasan dari pemiliki Benteng Vastenburg,â katanya.
Sumber: http://simomot.com/2015/01/11/kebakaran-pasar-klewer-raja-solo-minta-kompensasi-pasar-darurat/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar