JAKARTA (Pos Kota) â" Pelaksanaan Proliga 2015 putaran pertama minggu ketiga yang sedianya digelar di Yogyakarta, 20-22 Februari 2015, dipindahkan pelaksanaanya ke Kota Malang.
Proliga 2015 dipastikan diikuti 5 tim putra dan 7 tim putri, serta berlangsung dg dua putaran di babak reguler, dua putaran empat besar dan grand final yang akan dimulai pada 6 Februari dan berakhir 19 April.
Putaran pertama pada babak reguler berlangsung di 3 kota. Yakni, Balikpapan, Palembang, dan Yogyakarta. Sedangkan putaran kedua babak reguler dilaksanakan di Gresik, Probolinggo, dan Jakarta.
Babak empat besarnya di Bandung untk putaran pertama, kemudian Jakarta putaran kedua.
Sementara grand final akan berlangsung di Yogyakarta. Namun Jakarta Electric PLN yang akan menjadi tuan rumah pada putaran pertama di minggu ketiga di Yogyakarta, memilih GOR Ken Arok di kota Malang, sebagai kandang mereka.
Alasan pemindahan pelaksanaan tsb, karena gedung yang akan digunakan pihak lain. Dua gedung yang ada di Yogyakarta yakni GOR Among Roga dan GOR UNY sudah dibooking.
âMakanya kammi terpaksa mencari penggantinya dan akhirnya manajemen memutuskan Malang sebagai penggantinya. Kami juga sudah booking di GOR Ken Arok Malang,â ujar Manajer Tim Putri Jakarta Electric PLN, Heri Hermawan, kemarin.
KOTA PEMBUKA
Balikpapan terpilih sebagai kota pembuka kompetisi bola voli indoor kasta tertinggi di Tanah Air tsb.
Jakarta Pertamina Energi akan menjadikan kota ini sebagai kandang mereka dg memilih Dome Balikpapan sebagai venue pertandingan. Baik Electric dan Pertamina akan menurunkan tim putra dan putri pada Proliga 2015 mendatang. Selain dua tim asal Ibu Kota itu, persaingan di sektor putra juga akan diramaikan Jakarta BNI 46, Palembang Bank Sumsel Babel, dan Surabaya Samator.
Sedangkan di sektor putri, ada tiga tim asal Ibu Kota lainnya, yakni Jakarta Bank DKI, Jakarta BNI 46, dan Jakarta Popsivo PGN. Sementara dua tim lainnya, adalah Gresik Petrokimia dan Manokwari Valeria Papua Barat.
Direktur Proliga, Hanny S Surkatty mengatakan, bakal menerapkan sistem kompetisi penuh dan final four. Selain itu, seluruh tim hanya bisa menampilkan minimal satu dari tiga pemain asing yang ditargetkan.
Hal itu lakukan agar kompetisi bisa berjalan lebih fair dan lebih kompetitif, karena setiap tim harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
âUntuk itu kammi himbau kepada peserta Proliga agar jangan sampai terlambat mengurus International Transfer Certificate (ITC) dan Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas) bagi pemain asing. Kalau tdk selesai ITC dan Kitas-nya, maka tak diperkenankan tampil,â tegas Hanny. (junius/ds)
Sumber: http://poskotanews.com/2015/01/02/jakarta-electric-pln-pilih-malang-sebagai-kandang/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar