
BOGOR - Merasa ditipu, ratusan calon jamaah datangi biru perjalanan umroh yang berada di Jalan Heulang, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Jumat (9/1/2015).
Biro perjalanan bernama PT Ishof Albarjaya diduga telah menggelapkan dana ibadah calon jamaah sekira Rp7,6 miliar.
Dari informasi yang didapat, 1.600 jamaah terdaftar oleh PT Ishof Albarjaya dari lima daerah, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Jamaah kecewa karena dijanjikan akan diberangkatkan ke tanah suci sejak pertengahan 2014 lalu, namun tak kunjung diberangkatkan.
Tak hanya yang gagal diberangkatkan, jamaah yang rencananya akan diberangkatkan di tahun 2015 ini juga ikut menuntut PT Ishof Albarjaya karena khawatir tak diberangkatkan.
Salah seorang calon jemaah, Tati awalnya dijanjikan akan di berangkatkan tanggall 19 September 2014. Kenyataannya dimundurkan menjadi tanggall 21 Januari 2015 dan malah dibatalkan.
"Saya sudah mengikuti manasik haji udah disuntik kesehatan juga. Yang paling malu itu saya juga sudah berpamitan ke tetangga-tetangga. Nyesak sekali rasanya dibatalkan. Uang saya pengen kembali itu saja. Saya sudah capek," jelasnya, Jumat (9/12/2015).
Dirinya menuntut agar uang yang telah disetor ke biro perjalanan Ishof Albarjaya tsb dikembalikan. Sebab, dirinya sudah menyetorkan uang sebesar Rp18 juta.
Calon jemaah lainnya, Tukijo juga merasa dirugikan oleh pihak biro perjalanan umroh karena gagal berangkat umroh. "Saya sudah setor uang sekitar Rp140 juta dan membawa jemaah delapan orang. Saya harus bila apa kepada jamaah yang saya bawa. Pokoknya saya minta uang saya kembali," ungkapnya kesal.
Dewan Komisaris PT Ishof Albarjaya, Zamzami Damba Adnani berjanji pihaknya akan bertanggung jawab untk menyelesaikan masalah ini. Ia juga telah memberikan jaminan berupa dua sertifikat tanah dan dua buah mobil. Dirinya mengaku kecolongan karena tdk bisa mengawasi kinerja direksi, sehingga ada orang bagian direksi yang diduga membawa kabur uang milik calon jemaah.
"Saya mengaku salah. Harusnya direksi memberikan hasil RUPS ( Rapat Umum Pemegang Sahan) kepada saya. Tapi hingga saat ini saya belum pegang. Kita ingin hukum berjalan, proses penyelesaian juga berjalan. Keinginan itu sama dg jemaah dan saya," tukasnya.(sna)
Sumber: http://news.okezone.com/read/2015/01/09/338/1090190/gagal-diberangkatkan-ratusan-jemaah-geruduk-biro-perjalanan-umroh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar