Selasa, 06 Januari 2015

Budayawan Betawi Desak DKI Bangun Tugu Penanda Titik Sentral Kota Jakarta

Budayawan Betawi Desak DKI Bangun Tugu Penanda Titik Sentral Kota Jakarta

MENTENG (Pos Kota) â€" Pemprov DKI Jakarta didesak budayawan Betawi membangun replika tugu Obelik, penanda titik sentral kota Jakarta, di kawasan Jalan Juanda, Gambir.

Pasalnya tugu bersejarah yang dibongkar pada pemerintah Belanda zaman dulu, merupakan tanda titik nol kilometer kota Sunda Kalapa yang kini dikenal dg nama kota Jakarta.

“Menurut saya pemerintah membangun tugu Obelik lebih penting daripada rencana membangun replika 160 gedung di kawasan Kota Tua yang tak jelas manfaatnya,” ujar budayawan Ridwan Saidi pada acara diskusi yang diselenggarakan yayasan Renaissance Foundation di kawasan Menteng.

Ridwan bersedia membantu Pemprov DKI untk mewujudkan pembangunan tugu setinggi tiga meter yang terletak di pertigaan Jl Juanda dan Pecenongan. “Pembangunan tugu yang menjadi titik sentral kota Jakarta juga bertujuan meningkatkan nilai budaya,” ujar Ridwan, budayawan alumni Universitas Indonesia yang pernah menjadi anggota DPR-RI. Menurutnya, keberadaan tugu tsb juga tdk memakan tempat.

Yayasan Renaissane Foundation yang didirikan bersama Amir Hamzah, Didik Purnomo, dan lainnya sangat konsen nilai budaya. “Kami juga akan membuat buku sejarah tentang kerajaan Sunda. Ada seorang bupati di Jawa Barat yang siap membiayai proyek ini,” papar Ridwan menambahkan terpeliharanya nilai budaya, otomatis berkontribusi pada roda pemerintahan yang beradab dan berlandaskan UUD 1945.

Sebelumnya diutarakan Wagub Djarot Syaiful Hidayat, pemprov melalui Dinas Pariwisata akan memugar 160 gedung bersejarah di lKota Tua akan percuma saja. “Proyek itu cuma menghabiskan anggaran dan mubazir karena perawatannya susah dan berbiaya mahal.

Lebih baik menjalankan proyek yang lebih bermanfaat seperti membangun Obelik, Patung Lingga di Jembatan Besi, Kincir Angin di Jl. Kakap, dan sebagainya,” ujar Ridwan. (Joko) Teks Foto: Budayawan Ridwan Saidi (kanan) bersama pengurus yayasan Renaissance Foundation.

(joko/sir)

Sumber: http://poskotanews.com/2015/01/07/budayawan-betawi-desak-dki-bangun-tugu-penanda-titik-sentral-kota-jakarta/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar