Ada salah satu lurah di Jakarta yang baru dilantik, sudah melakukan pungutan liar kepada warga yang mengurus surat-surat di salah satu kantor kelurahan. Demikian laporan yang diterima Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Padahal, lurah tersebut adalah pejabat hasil perombakan massal yang baru dilantik pada 2 Januari 2015 lalu.
âMasih ada lurah yang suruh stafnya minta surat rekomendasi ahli waris Rp300 ribu. Dia lupa kalau sekarang staf sudah berani lapor langsung ke saya. Ini kurang ajar banget, padahal baru dilantik tanggal 2 Januari kemarin,â kata Ahok saat memberikan kata sambutan dalam acara pembukaan kembali Patung Arjuna Wijaya, Minggu (11/01/2015) sore.
Ahok mengatakan, laporan tersebut ia terima langsung dari staf yang bersangkutan. Ia menilai, staf tersebut adalah orang jujur. Karena itu, ia menyatakan sangat percaya bahwa laporan tersebut benar.
âSaya sudah pernah sampaikan kepada para staf, kalau Anda tidak berani melawan atasan Anda yang korupsi, Anda menghina saya karena saya sudah pasang badan untuk Anda,â ujar Ahok.
Menurut Ahok, ia sudah menyampaikan laporan tersebut ke Sekretaris Daerah Saefullah untuk segera ditindaklanjuti. Apabila memang benar terbukti, ia ingin agar pejabat tersebut segera dicopot dari jabatannya alias distafkan.
âSaya sudah minta Sekda untuk distafkan, enggak ada urusan. Lebih baik salah menstafkan orang daripada salah membiarkan dia terus korupsi. Kalau salah stafkan ya sialnya cuma di dia, bukan di orang DKI,â ucap Ahok seperti dilansir TribunNews.
Sumber: http://simomot.com/2015/01/12/baru-dilantik-lurah-di-jakarta-ini-sudah-minta-pungli-rp300-ribu/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar