Pasangan ini mengikuti nikah massal di Istora Senayan, Jakarta (foto: Dede Kurniawan/Okezone)

MOJOKERTO - Jatuh cinta tak memandang usia. Seperti dialami dua mempelai lanjut usia di Panti Werda Majapahit, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Mbah Warno (62) dan Mbah Diba (75).
Keduanya bertemu saat Mbah Diba yang bertahun-tahun sakit pinggang namun sembuh setelah dipijat Mbah Warno. Keduanya mungkin menjadi pasangan tertua yang menikah di penghujung 2014.
Mbah Warno dan Mbah Diba menikah di Panti Werda. Selasa 9 Desember, suasana di Panti Werda berbeda dari hari biasanya karena pernikahan itu. Layaknya pengantin biasanya, Mbah Warno dan Mbah Diba berdandan dan melangsungkan ijab kabul.
Dengan terbata-bata, Mbah Warno yang memiliki nama lengkap Suwarno menyatakan kesidiannya menikahi Mbah Diba. Karena Mbah Warno tuna netra, akad nikah harus dilakukan berulang kali.
Mbah Warno memberikan mas kawin kepada wanita pilihannya Mbah Diba berupa uang tunai Rp200 ribu. Usai akad nikah, keduanya mendapat ucapan selamat dari tamu yang hadir, termasuk istri Bupati Mojokerto.
Mbah Warno mengaku sangat senang dan lega bisa menikahi Mbah Diba. Ini merupakan pernikahan keduanya, setelah istri pertamanya meninggal beberapa tahun lalu. Dia berharap, pernikahan di usia senja ini bisa harmonis dan saling menjaga hingga maut memisahkan.
Sumber: http://news.okezone.com/read/2014/12/10/338/1077056/romantisnya-pernikahan-mbah-warno-dan-mbah-diba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar