
Salah seorang awak pesawat Air Asia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang jatuh di Selat Karimata, Pangkalan Bun adalah Wanti Setiawati (30). Dia dikabarkan belum lama diangkat jadi kepala pramugari di maskapai milik Tony Fernandez tersebut.
Wanti diketahui merupakan warga Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Wanti seperti dikutip TribunNews, memiliki karir yang cukup membanggakan keluarganya. Menurut kakak ipar Wanti, Iwan Darmawan, belum lama ini adiknya diangkat sebagai kepala pramugari di Air Asia.
âKarirnya melejit di AirAsia. Kami bangga adik kami ini jadi supervisor pramugari,â kata Iwan di kediamannya di Kampung Lembur Tengah, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (01/01/2015).
Iwan menambahkan, wanita lajang ini memulai karirnya di dunia pramugari sejak 2009 silam. Dengan sikap yang cukup baik selama ini, Iwan menilai wajar jika Wanti diangkat sebagai kepala pramugari.
âAdik kami sangat supel, smart, tanggung jawab dan sayang kepada keluarga. Luar biasa,â ucapnya.
Jika pulang ke rumah, lanjut Iwan, Wanti selalu menceritakan pekerjaannya kepada keluarga. âDia mengaku betah dan enjoy di AirAsia,â ungkap Iwan sebagaimana dilansir DetikNews.
Firasat
Wanti Setiawati. (TribunNews)
Keluarga mengaku tidak menaruh firasat apa-apa sebelum kejadian ini. Hanya, mereka merasa ada perbedaan sikap ditunjukkan Wanti ketika pulang ke rumahnya pada November 2014 lalu. Iwan hanya mengaku sempat heran saat terakhir kali bertandang ke rumah keluarga adik iparnya itu. Dia melihat kebiasaan Wanti beda karena sempat mengenakan jilbab di dalam rumah.
âMenggunakan jilbab, terus terakhir pulang ke sini dia jadi rajin beres-beres di rumah,â kata Iwan kepada awak media, Rabu (31/12).
Meski berubah sikap, Iwan dan keluarga tidak menganggap hal itu sebagai pertanda buruk. Bahkan meski kecil kemungkinan dapat diselamatkan, Iwan meyakini jika Wanti masih hidup.
Dia menambahkan, keluarga besar yang masih harap-harap cemas dengan nasib Wanti terus memanjatkan doa yang terbaik untuk salah satu sanak saudaranya itu. âKami terus lakukan pengajian sehari dua kali. Itu untuk mendoakan (Wanti),â ujar Iwan dikutip Merdeka.
Masih diyakini selamat
Wanti Setiawati. (Merdeka)
Sosok Wanti yang luar biasa di mata keluarga menjadi kekuatan tersendiri bagi keluarga untuk meyakini Wanti masih hidup.
âKami belum menganggap Wanti telah tewas. Kami masih menunggu mukjizat bahwa adik kami bisa selamat meskipun kemungkinannya kecil sekali,â tambah Iwan saat ditemui usai pengajian di rumah orang tuanya di Perumahan Sariwangi Asri Kampung Lembur Tengah RT 04 RW 05 Desa Sariwangi Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat, Rabu (31/12/2014) kemarin.
Istri Iwan yang merupakan kakak Wanti, Ana (32) menuturkan, Wanti merupakan sosok adik yang luar biasa. Meskipun berstatus bungsu, namun Wanti sama sekali tak manja.
âKalau biasanya anak bungsu itu manja, adik saya itu mandiri dan dewasa,â katanya seperti dikutip DetikNews.
Wanti menurut Ana adalah orang dengan pembawaan ramah dan low profile sehingga mudah dekat dengan orang lain. âDia itu pandai bergaul, smart, dermawan. Dia itu anak solehah. Makanya saya yakin dia akan ditemukan karena dia itu luar biasa,â tutur Ana.
Keluarga pun harap-harap cemas menunggu kabar soal penemuan pesawat dan para korbannya. Beberapa keluarga stand by di Surabaya sementara kebanyakan tinggal di Bandung untuk membantu lewat doa dengan menggelar pengajian dua kali sehari.
Sebelumnya beredar kabar dari seorang nelayan yang mengatakan adanya korban selamat. Namun, Kepala Badan SAR Nasional Marsdya TNI F Henry Bambang Soelistyo mengatakan belum mengonfirmasi validitas kabar itu. Soelistyo menegaskan akan mencari kebenaran informasi tersebut.
âItu bagian dari informasi dan belum saya confirm,â kata Soelistyo di kantor Basarnas, Jakarta seperti dikutip Merdeka, Rabu (31/12/2014).
Kerabat aktor FTV
Duka pun ikut dirasakan aktor FTV Kris Anjar. Apalagi, Wanti Setiawati yang merupakan kerabatnya turut di dalam pesawat Air Asia QZ8501.
Saat mengetahui kerabatnya ada di dalam pesawat nahas itu, harapan dan doa tidak pernah berhenti diucapkan Anjar. Dia merasa sedih. Merasa sangat kehilangan.
âMohon doanya ternyata salah satu sodara, salah satu korban AirAsia. Semoga almarhum diterima iman islam dan diampuni segala dosanya serta keluarga diberikan ketabahan,â tulis Kris Anjar dalam akun Path dan Twitter-nya, Selasa 30 Desember 2014 lalu.
Menurut Kris, yang lebih mengiris hati keluarganya, pramugari senior cantik ini baru saja diangkat menjadi kepala pramugari di Air Asia.
âWanti baru diangkat menjadi kepala pramugari. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran. Amin,â tulis Kris sebagaimana dikutip JPNN.
Selain Wanti masih ada beberapa nama awak kabin yang ikut dalam penerbangan itu. Dan pihak keluarga masih menunggu kabar.
Mereka dalah empat pramugari di penerbangan QZ8501 yang terdaftar yaitu Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano dan Wismoyo Ari Prambudi, bersama dengan teknisi Saiful Rakhmad.
Sumber: http://simomot.com/2015/01/01/sosok-wanti-setiawati-kepala-pramugari-air-asia-di-mata-keluarganya/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar