CILINCING (Pos Kota) â"Maraknya, tukang tambal ban truk trailer di sepanjang Jalan Arteri Marunda, Raya Cakung Cilincing, Kecamatan Cilincing dan Jl RE Martadinata, Tanjung Priok dikeluhkan warga. Sebab, keberadaan mereka memacetkan arus lalulintas karena sering kali truk diparkir sembarangan di jalan.
Pantauan di lapangan di tiga jalan tsb tercatat ada 20 usaha tambal ban yang rata-rata membuka usahanya di tepi jalan. Alhasil,pengendara itu kerap berhenti untk parkir atau sekedar menambal ban. Akibatnya pada jam-jam tertentu seperti pagi dan sore hari menyebabkan arus lalu lintas terganggu sehingga memicu kemacetan.
Sari ,25, salah seorang pengendara sepeda motor, mengaku sangat terganggu dg keberadaan para tukang tambal ban yang ada di tepi jalan. Sebab, setiap pagi maupun sore ia melintas hendak pergi dan pulang bekerja, kerap terjebak kemacetan akibat truk yang sedang menambal ban pakir di bahu jalan.
âBanyaknya tukang tambal ban ini sangat mengganggu pengendara terutama pada pagi hari dan sore hari. Kami berharap pemerintah segera menertibkan. Sebab, keberadaan mereka mengundang truk jadi parkir liar,âkata warga RT 05/05, Kelurahan Semper Timur, Cilincing.
Kasi Wasdal Sudin Perhubungan Jakarta Utara, Hengky Sitourus, ketika dikonformasi mengaku pihaknya kerap merazia parkir liar di beberapa lokasi termasuk ketiga jalan tsb. Mulai dari Oktober hingga pertengahan Desember ini, tercatat ada sebanyak 254 kendaraan diderek, 515 ditilang dan 866 dikempesi.
âKetiga jalan tsb memang menjadi lokasi favorit supir truk trailer memarkir kendaraannya. Namun setelah kerap dirazia, ketiga jalan tsb kini sudah tdk lagi menjadi lokasi parkir liar. Sedangkan kalau untk penambal ban bukan ranah kammi, meski begitu kammi akan berkooradinasi dg Satpol PP yntuk menertibkannya,â ujarnya.
Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Partono, ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah siap melakukan penertiban. Namun, untk melakukan penertiban tukang tambal ban ini secara adminitratif pihaknya menunggu laporan dari pihak Kecamatan.
âJika sudah seluruhnya sudah dilakukan pendataan kammi akan secepatnya mengambil tindakan. Selain itu kammi juga akan berkoordinasi dg intansi lain,â tandasnya. (wandi)
Sumber: http://poskotanews.com/2014/12/16/maraknya-tukang-tambal-ban-dikeluhkan-pengendara/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar