Jokowi Harus Pilih Calon KSAL yang Intelektual (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat akan menunjuk Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yang baru untk menggantikan Laksamana Marsetio yang akan berakhir masa jabatannya.
Pengamat intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan, calon KSAL yang baru harus mempunyai intelektual sekaligus punya pengalaman komando yang mumpuni.
"Pak Marsetio telah berjasa kepada TNI AL karena membangun dg visi world class navy. Nah, penggantinya harus bisa melanjutkannya denga sebaik beliau lakukan," kata wanita yang akrab disapa Nuning ini kepada Okezone, Kamis (25/12/2014).

Mantan anggota Komisi I DPR ini menambahkan, Jokowi juga harus menunjuk calon KSAL yang mempunyai IQ dan EQ yang mumpuni.
"Untuk menjadikan TNI AL yang World Class Navy tentunya membutuhkan dukungan anggaran, regulasi, prajurit dan komponen tenaga pendidik yang mumpuni," ujarnya.
Karena itu kata dia, pendidiknya harus memiliki karakter yang meliputi, pengetahuan (knowladge of subject), kepribadian (attitude), kemampuan memimpin (leader ability) dan kemampuan memberi instruksi (knowledge of teaching techniques).
"Dengan komponen ini, bagi lembaga pendidikannya, TNI AL bisa mendidik dan mencetak sumber daya manusia yang handal dan profesional dibidangnya, hingga ke depan mampu menuju world class navy atau Angkatan Laut berkelas dunia," pungkasnya. (fmi)
Sumber: http://news.okezone.com/read/2014/12/25/337/1083783/jokowi-harus-pilih-calon-ksal-yang-intelektual
Tidak ada komentar:
Posting Komentar