Senin, 15 Desember 2014

Calo di Terminal Kampung Rambutan Meresahkan Penumpang

Calo di Terminal Kampung Rambutan Meresahkan Penumpang

CIRACAS (Pos Kota) â€" Calo di Terminal Bus Kampung Rambutan diresahkan calon penumpang.Warga kesal lantaran belasan calo, langsung berkerumun dan menarik-narik calon pengguna angkutan umum, agar menaiki bus yang sudah menjadi rekanannya.

Keluhan ini disampaikan ke redaksi Pos Kota . “Mohon tindak tegas calo bis luar kota di terminal Kampung Rambutan, dg cara memaksa kepada calon penumpang untk membeli tiket dg harga cukup mahal. Terima kasih. (Iswan, 081284323xxx)

Dikatakan Iswan, calo itu dinilai meresahkan lantaran kerap menarik-narik penumpang hanya demi keuntungan semata. Hal itu sungguh mengganggu, karena mereka menarik-narik badan calon penumpang agar mengikuti keinginannya. “Saya dan keluarga saya resah akan aksi calo tsb, mereka kerap memaksa,” katanya.

Menurutnya, selain menarik-narik penumpang, mereka juga kerap mengambil barang bawaan. Dari situ, mau tdk mau dirinya pun harus mengikuti kemauan calo tsb akibat beberapa tas yang sudah dibawanya. “Pas giliran kitaa sudah ikut, tahu-tahu ketika beli tiket harganya cukup mahal,” keluhnya.

Iswan  mengharapkan pihak terminal mengambil tindakan. Salah satunya mengusir para calo liar tsb agar tak lagi beroperasi didalam terminal. “Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut. Karena pastinya akan merugikan calon penumpang,” ungkapnya.

KUCING-KUCINGAN

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Dwi Basuki mengaku, pihaknya sudah kerap kali merazia calo liar tsb. Dimana dalam setiap bulan, pihaknya bekerja sama dg Polsek Ciracas memberantas peredaran calo tsb. “Kami tak henti-hentinya melakukan razia, untk menghilangkan calo,” ujarnya.

Dikatakan Basuki, dari razia yang dilakukan petugas, pihaknya kerap main kucing-kucingan dg calo tsb. Untuk itu, pihaknya kerap menyiagakan dua orang petugas terminal untk memantau pergerakan para calo liar tsb. “Aksi penempatan petugas itu sendiri sudah kammi lakukan dalam satu bulan belakangan ini,” ungkapnya.

Untuk mencegah aksi itu terulang, Basuki pun mengharapkan kepada calon penumpang yang dinilai terganggu dg keberadaan calo, segara melapor. “Di depan pintu masuk kammi sudah siagakan petugas yang berjaga selama 24 jam. Untuk itu, bila memang masih ditemukan hal tsb segera dilaporkan agar calo liar itu kammi tangkap,” tegasnya. (Ifand)

Sumber: http://poskotanews.com/2014/12/16/calo-di-terminal-kampung-rambutan-meresahkan-penumpang/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar