Selasa, 16 Desember 2014

Vokalis Creed ingin bunuh presiden Obama

Vokalis Creed ingin bunuh presiden Obama

Vokalis Creed ingin bunuh presiden Obama

Vokalis band Creed, Scott Stapp dikabarkan berencana membunuh presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Tak pelak, rocker bersuara garang ini tiba-tiba menjadi buah bibir setelah lama tidak nampak di blantika musik dunia.

Rencana tersebut terungkap dari rekaman panggilan darurat 911 yang dirilis situs TMZ, Jumat, 12 Desember 2014. Pada rekaman tersebut terdengar suara istri Scott, Jaclyn Nesheiwat, dan adiknya, sepulang menjemput Scott dari psikiater.

Scott Stapp vokalis Creed. (MetroTVNews)

Scott Stapp vokalis Creed. (MetroTVNews)

Menurut Jaclyn dan adiknya, Scott berhalusinasi sebagai agen CIA dan sedang dalam misi rahasia untuk membunuh Obama. Adik Jaclyn mengatakan, kakak iparnya itu mengendarai sepeda keluar dari rumah tanpa memakai baju.

“Scott berpikir dirinya bagian dari CIA. Dia akan membunuh Obama. Dia punya dokumen tentang hal itu di tas punggungnya,” kata adik Jaclyn, sebagaimana dilansir MetroTvNews dari People.

Soal dokumen tersebut, Scott mengunduh dari internet dan mencetaknya 400-600 lembar berisi informasi tentang CIA. Dia kemudian memasukkannya ke dalam tas bersama kunci dan obeng.

Dalam panggilan kepada 911, Jaclyn dan adiknya meminta petugas menangkap Scott dan mengembalikannya ke bangsal psikiatri.

Lucunya, tak lama kemudian, Scott pun menelepon 911. Pemilik album ” The Great Divide” itu mengaku, istrinya diculik dan truknya dijual.

Gara-gara ulang Scott ini, Secret Service sampai turun tangan. “Kami memberi perhatian kepada insiden ini dan akan mengambil tindakan yang tepat,” ujar juru bicara Secret Service, Nicole Mainor.

Diduga, Scott tengah depresi karena Jaclyn mengajukan gugatan cerai awal November 2014. Hakim memutuskan memberikan hak asuh ketiga anak mereka ( Jagger, 16, Milan, 7, dan Daniel, 4) kepada Jaclyn. Hakim juga melarang Scott kembali ke rumah yang ditempatinya bersama Jaclyn dan anak-anak.

Sebelumnya, pada 2003, Scott pernah depresi dan hendak bunuh diri setelah meminum minuman keras. Dia mendengarkan musik di MP5s dan meletakkan senjata api di kepala, tapi tidak menarik pelatuknya gara-gara melihat foto anaknya, Jagger.

Usai percobaan bunuh diri yang gagal, dia mengatakan kepada Rolling Stone bahwa dia menyakini semua yang terlibat dengan Creed menginginkan kematiannya. Itu memicu Scott meniru Kurt Cobain. Dia berharap jika tewas dengan cara seperti Kurt Cobain, akan membuat penjualan albumnya meroket.

Riwayat Creed

Creed. (TribunNews)

Creed. (TribunNews)

Creed adalah band rock alternatif yang terkenal pada akhir tahun 1990an dan awal 2000 di Amerika Serikat. Creed mengadaptasi lagu grunge rock alternatif menjadi lagu yang enak didengarkan dari radio. Ciri khas dari penyanyi jenis musik ini selain bersuara serak, juga terbiasa menekuk lidahnya. Beberapa pendengar menganggap lagu-lagu Creed sebagai Christian rock. Namun, vokalis Creed sendiri membantahnya.

Creed terbentuk di Tallahassee, Florida pada tahun 1995 dengan nama Naked Toddler ketika Stapp dan gitaris Mark Tremonti, bermain bersama dan mulai menulis lagu. Kemudian mereka menambah bassis Brian Marshal dan drummer Scott Phillips. Kemudian mereka berganti nama menjadi Creed yang dinamakan dari band terdahulu Marshall, “Maddox Creed”.

Mereka bekerja di bar-bar secara langsung, dimana mereka menarik perhatian Jeff Hanson, yang memperbolehkan mereka bermain di tempat yang lebih besar. Kemudian Hanson membujuk produser John Kurzwegg untuk memproduksi lagu-lagu Creed. Album pertama mereka, My Own Prison diluncurkan dan didistribusikan ke stasiun radio Florida. Ini menarik perhatian beberapa label yang setuju untuk melihat band, namun ternyata hanya sekadar melihat. Tanpa sengaja, Diana Meltzer dari Wind-Up Records mendengar Creed bermain langsung. Akhirnya dia memasang Creed dibawah label Wind-Up. Setelah remix agar terdengar lebih enak, My Own Prison diluncurkan ulang oleh Wind-Up Records.

Album My Own Prison yg diluncurkan ulang tersebut tanpa diduga berhasil sukses, mencapai Top 40 di Billboard Top 200, dan memunculkan beberapa single (“My Own Prison,” “Torn,” “What’s This Life For,” and “One”) yang mencapai puncak chart rock di radio. Lagu hit “My Own Prison” juga muncul sebagai pertunjukan langsung di album amal, Live in the X Lounge.

Album kedua mereka, Human Clay, diluncurkan pada tahun 1999. Single di album tersebut, “Higher,” mendapat beberapa minggu di puncak chart rock. Sampai pada awal tahun 2000 single tersebut menyebrang masuk ke radio pop dan menjadi Top Ten dalam Billboard Pop Chart. Lanjutan single tersebut, “With Arms Wide Open”, juga merupakan hit nomor 1 pada musim panas tahun itu.

Pada musim gugur pada tahun 2001, My Sacrifice, single pertama dari album ketiga Creed, Weathered, dipakai dalam seri promosi video yang dibuat oleh WWE (World Wrestling Entertainment). “Young Grow Old”, side-b dari Human Clay, juga digunakan sebagai lagu tema untuk WWE Backlash pada April 2002. Pada awal 2002, “Bullets” diluncurkan sebagai single. Singlet tersebut tidak terhitung cukup sukses, namun Creed segera memunculkan hit musim panas terbesarnya, “One Last Breath”.

Perpecahan band
Sementara itu, Brian Marshall disalahkan para fan ketika dia mengkritik Pearl Jam di sebuah stasiun radio. Dia kemudian dikeluarkan dari band, dan Brett Hestla mngambil alih tur Human Clay. Ketika itu, Fred Durst dari Limp Bizkit menghina Stapp di suatu festival dimana kedua band tersebut mengadakan pertunjukan. Merespon perbuatan Fred Durst, Scott Stapp mengundang Fred Durst untuk bertanding tinju, dimana Durst menolak.

Stapp mengalami kecelakaan pada April 2002, yang membuat tur yang telah mereka rencakan sepertinya tidak jadi. Namun Stapp sembuh tepat pada waktunya untuk berpartisipasi dalam pertunjukan terakhir. “Don’t Stop Dancing” merupakan hit kecil dari Creed pada akhir 2002/awal 2003.

Pada 2003 diisukan bahwa Stapp menggunakan obat terlarang sehingga dia tidak mampu menyanyikan lirik-lirik Creed. Namun isu tersebut dihapus. Masalah berlanjut ketika Creed diisukan menyampaikan pesan-pesan religius dalam musik dan videonya. Sebagian besar penanganan tersebut diarahkan langsung oleh Stapp, walaupun dia menyangkal adanya hubungan antara agama dan band. Hal ini mengakibatkan Stapp keluar dari band.

Pada 4 Juni 2004, Creed membubarkan diri. Stapp sudah merekam album solo, The Great Divide, bekerja sama dengan Roadrunner Records, sementara yang lainnya sudah membentuk band baru, Alter Bridge, dengan Myles Kennedy. Bassist Brett Hestla juga bergabung dengan band Dark New Day.

Bergabung kembali
Pada 2009 Creed kembali bergabung (termasuk Brian Marshall pada bass) dan mengadakan tur reuni yang dimulai pada 6 Agustus 2009 dan berakhir pada 20 Oktober 2009. Album pertama Creed setelah 8 tahun berjudul ‘Full Circle’ meluncur pada 27 Oktober 2009. Single pertama berjudul ‘Overcome’ dipos di laman resmi Creed pada 19 Agustus 2009. Tur dunia untuk mendukung Album Full Circle dilaksanakan antara April sampai September 2010, dimulai dari tur Australia/New Zealand, diikuti dengan tur di Amerika Selatan, Eropa, dan Amerika Utara. Tur ini disebut “The 20-10 Tour”. Pada awal tahun 2012, Creed memastikan mulai bekerja untuk Album kelima mereka. Creed melakukan tur Indonesianya pada akhir tahun 2012. Dalam tur ini Creed tampil di 4 kota besar Indonesia yaitu di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan.

Sumber: http://simomot.com/2014/12/16/vokalis-creed-ingin-bunuh-presiden-obama/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar