Sudah Tepat Ahok Nonaktifkan 3.000 PNS DKI

JAKARTA â" Kebijakan menonaktifkan sekira 3.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditanggapi positif oleh pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio.
Seorang Gubernur, Agus menilai Ahok sudah memiliki analisis yang kuat dan jelas serta sudah menghitung resiko apa saja yang akan terjadi jika kebijakan itu diberlakukan.
âGejolak pasti ada, tapi saya rasa Ahok sudah memiliki alasan yang kuat dan pertimbangan yang matang untk memecat para PNS tsbâ ujarnya saat berbincang dg Okezone, Sabtu (13/12/2014) malam.
Agus menilai, selagi mengikuti aturan yang berlaku, maka kebijakan mantan Bupati Belitung timur tsb sah-sah saja.
Lanjut Agus, kebijakan Ahok tsb didasari terjadinya kegemukan jumlah PNS ditubuh Pemprov DKI Jakarta. Sehingga, sambungnya, Ahok menilai perlu adaya pengurangan jumlah PNS, âselama ini kan banyak PNS yang masuknya karena titipan saudara atau karena hal-hal lainnya. Jadi kebijakan Ahok tsb sudah tepat, kan nantinya dapat menghemat anggaran,â tukasnya.
Sebelumnya, Ahok mewacanakan untk menonaktifkan sekitar 3.000 PNS DKI Jakarta karena dianggap tdk puas dg kinerja anak buahnya tsb, kebijakan ini sendiri adalah upaya untk meningkatkan kualitas pelayanan pada birokrasi di DKI Jakarta. Kebijakan tsb rencananya akan dilakukan pada bulan ini.
"Izinkan saya Desember ini stafkan banyak orang sekitar tiga ribu orang. Hasilnya kitaa lihat. Mudah-mudahan kelihatan hasilnya," kata Ahok, dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat. (ang)
Sumber: http://news.okezone.com/read/2014/12/14/338/1078929/sudah-tepat-ahok-nonaktifkan-3-000-pns-dki
Tidak ada komentar:
Posting Komentar