Rawan Longsor Susulan, Warga Puncak Diungsikan (foto: Okezone)

BOGOR - Tebing di Kampung Pondok Caringin Desa Tugu Utara, Puncak, Cisarua, Bogor, masih berpotensi longsor kembali.
Petugas Satuan Tanggap Darurat Bencana (Satgana) PMI, âIbnu mengatakan 16 keluarga terpaksa diungsikan mengingat kondisi di sekitar longsor masih rawan. Apalagi, curah hujan di kawasan Puncak masih tinggi dan membuat kontur tanah jadi labil.
"Kemudian kemingiringan âtebing juga mencapai hampir 90 derajat, kondisi tsb sangat membahayakan karena hanya sedikit bagian tebing yang dipasang penahan berupa karung pasir. Ditambah di bawah tebing terdapat anak sungai yang bisa menggerus tanah di bawahnya," ujar Ibnu, di lokasi longsor, Jumat (26/12/2014).
Untuk menghindari longsor susulan, ia bersama petugas evakuasi lainnya meminta kepada warga yang berada di dekat lokasi longsor agar mengungsi. Total, ada enam rumah yang rawan tertimpa longsoran.
"Longsor pertama terjadi beberapa tahun yang lalu. Di tempat yang sekarang terjadi, memang sangat rawanâ longsor. Pihak pemerintah juga sudah menghimbau kepada warga di situ untk tdk ditempati, namun warga bersikeras dg alasan tdk ada lahan lagi untk ditempati," tambahnya.
Salah seorang warga yang mengungsi, Daud mengatakan ia dan keluarganya terpaksa mengungsi karena khawatir terjadi longsor susulan.
"Longsoran setelah menimpa rumah korban, lalu menimpa rumah saya dan kena bagian depan," ungkap Daud.
Hingga saat ini, belum ada bantuan dari pemerintah Kabupaten Bogor terhadap para pengungsi. Berdasarkan pantauan di lapangan, para pengungsi hanya menerima selimut dan makanan berkat pemberian tetangga.(fid)
Sumber: http://news.okezone.com/read/2014/12/27/338/1084443/rawan-longsor-susulan-warga-puncak-diungsikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar