Senin, 22 Desember 2014

PLN Riau kembali padamkan listrik puluhan ribu pelanggan

PLN Riau kembali padamkan listrik puluhan ribu pelanggan

Pekanbaru (ANTARA News) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Pekanbaru, Wilayah Riau dan Kepulauan Riau kembali melakukan pemadaman bergilir untk puluhan ribu pelanggan kalangan rumah tangga dan bisnis di Kota Pekanbaru.

"Kami sudah mengumumkan pemadaman ini, memang situasinya terdesak karena ada permintaan pemeliharaan di jaringan Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng)," kata Humas PLN Cabang Pekanbaru, Abdul Havis kepada Antara di Pekanbaru, Senin siang.

Ia mengakan, pemadaman dilakukan khusus untk wilayah Pekanbaru sementara daerah lainnya yang di bawah pengaturan beban Cabang Pekanbaru seperti Kampar, Pelalawan dan lainnya tdk mendapat "jatah" pemadaman bergilir.

Menurut data resmi perusahaan tsb, saat ini PLN Cabang Pekanbaru memiliki ratusan ribu pelanggan dan terbesar berada di wilayah Kota Pekanbaru.

Khusus untk pelanggan kalangan rumah tangga dg daya terpasang 900 VA, tercatat ada sebanyak 320.810 pelanggan dan terbanyak berada di Pekanbaru.

Sementara itu untk pelanggan golongan sosial ada sebanyak 4.051, bisnis mencapai 7.972 dan pemerintahan sebanyak 424 pelanggan.

Sementara untk pelanggan dg daya 1.300 VA ke atas perusahaan tsb memiliki jumlah pelanggan yang mencapai lebih 120 ribu pelanggan mulai dari pelanggan rumah tangga, sosial, bisnis, dan pemerintahan.

Sebagian besar itulah yang harus menerima "jatah" pemadaman bergilir dg alasan pemeliharaan.

Dalam beberapa pekan terakhir di penghujung tahun 2014, PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) telah melakukan berulang kali pemadaman bergilir dg alasan pemeliharaan rutin.

Terakhir, seperti kata Abdul Havis, pemadaman bergilir dilakukan pada 9 hingga 14 Desember 2014 dg alasan yang sama.

Ketika itu, PLN WRKR memadamkan listrik ratusan ribu pelanggan selama delapan jam/hari untk satu kawasan yang mendapat "jatah" pemadaman.

PLN kemudian kembali melakukan pemadaman bergilir dg durasi dua jam/hari dimulai pada beberapa hari lalu dan katanya akan terus berlangsung hingga 24 Desember 2014.

"Pemadaman bergilir kali ini hanya untk pelanggan yang ada di Pekanbaru," katanya.

Kebijakan pemadaman bergilir yang diberlakukan PLN WRKR kali ini bukan yang pertama dilakukan di sepanjang 2014.

Akibatnya sejumlah kalangan masyarakat mengaku kecewa, terlebih pemadaman listrik selalu dilakukan setelah dan akan dilakukannya kenaikan tarif dasar listrik.

"Seharusnya kinerja PLN diperbaiki dahulu baru melakukan pemadaman listrik," kata Anita (43), ibu rumah tanggah warga Kecamatan Bukitraya yang mengaku kebingungan setiap listrik padam.

Anita mengaku kecewa karena harus membayar besar tagihan listrik, namun justru menerima pelayanan yang tdk sesuai.

"Belum lagi alat-alat elektronik saya rusak setiap ada pemadaman listrik karena dilakukan secara mendadak. Katanya sesuai dg jadwal, tapi kenyataan selalu melenceng," katanya.

Warga lainnya, Endit (34), mengaku kecewa dg adanya pemadaman bergilir yang rutin dilakukan PLN.

"Parahnya pemadaman dilakukan setiap ada rencana kenaikan tarif listrik. Parahnya lampu jalan, sejauh ini kammi membayar pajak penerangan jalan, tapi kenyataananya di daerah saya sampai sekarang belum ada lampu penerangan jalan," katanya.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2014

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/470472/pln-riau-kembali-padamkan-listrik-puluhan-ribu-pelanggan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar