MATRAMAN (Pos Kota) â" Demi pembangunan saluran air halte di Jalan Matraman Raya, Matraman, Jakarta Timur, dirobohkan. Akibatnya warga tdk bisa lagi menunggu angkutan umum di halte yang saat ini rata dg tanah.
Selain merusak halte dan sebelumnya menyebabkan pohon tumbang, perbaikan saluran itu juga membuat kondisi di jalan tsb banyak tercecer tanah bekas galian. Akibatnya, pengguna jalan sulit melakukan aktivitasnya lantaran licin dan jalan dipenuhi tumpukan beton Ulitch atau pabrikan untk saluran air.
Kasie Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Supriyatno mengatakan, pembongkaran halte Slamet Riyadi, sudah dikoordinasikan dg Sudin Perhubungan Jakarta Timur. âNanti kalau perbaikan saluran air rampung, halte tsb pasti akan didirikan kembali, katanya, kemarin.
Meski pihaknya berjanji akan melakukan pemasangan halte itu kembali, namun Supriyatno mengaku mengalami sedikit kendala. Pasalnya, di lokasi lama sangat tdk mungkin, karena lahannya sudah digali dan akan dipasangi Ulitch untk saluran air. âJika posisinya maju maka akan memakan badan jalan, sehingga saat ini kammi masih terus melakukan kordinasi dg sudin perhubungan jaktim,â ujarnya.
Dikatakan Supriyatno, dalam pembangunan salurun air itu sendiri, pihaknya menggali satu meter dari badan jalan. Dari situ, saluran air sedalam 1,5 meter dan panjangnya sekitar 500 meter, membuat halte harus menjadi korban. âDitargetkan Desember ini semua pengerjaan saluran air itu rampung. Begitu juga dg halte yang ada,â tuturnya. (Ifand)
Sumber: http://poskotanews.com/2014/12/06/perbaikan-saluran-air-korbankan-halte/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar