Rabu, 10 Desember 2014

Pemprov DKI Nunggak Pembayaran Proyek Pengerukan Kali

Pemprov DKI Nunggak Pembayaran Proyek Pengerukan Kali

Pemprov DKI Nunggak Pembayaran Proyek Pengerukan Kali

Pemprov DKI Nunggak Pembayaran Proyek Pengerukan Kali

JAKARTA - Proyek pengerukan kali dan waduk yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta pada tahun anggaran 2013 silam ternyata belum dibayar kepada rekanan sampai saat ini.

Setahun setelah proyek pengendalian banjir dikerjakan, Dinas PU tetap tdk membayar dg alasan yang tdk jelas. Padahal, sejumlah proyek sudah di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Dinas PU dibawah kepemimpinan Ahok ini tetap saja bermain-main dg anggaran. Bagaimana mungkin kegiatan sudah selesai dikerjakan tapi tak dibayar. Audit BPK sudah ada. Apa yang diinginkan Kepala SKPD nya," ujar Direktur Investigasi Fitra Uchok Skydafi di Jakarta, Rabu (10/12/2013).

Dikatakan Uchok, berdasarkan laporan sejumlah kontraktor pengerukan kali dan waduk Tahun 2013, seharusnya hasil pekerjaan mereka sudah dibayar pada tutup anggaran 2013 yakni bulan Desember. Dengan alasan harus ada audit, Dinas PU berjanji melakukan pembayaran pada Maret 2014.

Namun, jelang tutup akhir tahun 2014 tagihan kontraktor tak kunjung dibayar Dinas PU. Bahkan, lanjut Uchok, hasil audit BPK telah menyurati Dinas PU agar dilakukan pembayaran. "BPK juga sudah salah prosedur melakukan audit padahal rekanan belum dapat tagihan. Apa yang diaudit BPK wong tagihan belum ada. Seharusnya, kontraktor dapat tagihan dulu baru ada audit," ucapnya.

Dari hasil audit BPK itu, kata Uchok, Dinas PU hanya membayar pekerjaan sekira 80 persen. Namun kontraktor dipaksa harus bayar pajak dari total nilai anggaran 100 persen.

"Mana mau kontraktor hanya menerima tagihan sekitar 80 persen bayar pajaknya 100 persen dari pagu anggaran. Patut diduga ini ada unsur korupsinya. Bayangin saja uang proyek ratusan miliar rupiah tahun lalu disimpan Dinas PU. Berapa bunganya itu. Kasihan kontraktor yang telah bekerja tapi tak kunjung dibayar," katanya.

Saat dikonfirmasi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun mengakui jika jajarannya belum melunasi proyek pengerukan waduk dan kali itu. "Iya (masih ada hutang). Mungkin detailnya ‎tanya Dinas PU," ujar Ahok yang tdk menjelaskan secara rinci.

Sementara, Kepala Dinas PU DKI Jakarta Agus Priyono, hingga saat ini belum bisa dihubungi awak media soal kasus tsb. (fmi)

(sus)

Sumber: http://news.okezone.com/read/2014/12/11/338/1077607/pemprov-dki-nunggak-pembayaran-proyek-pengerukan-kali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar