Selasa, 02 Desember 2014

Pembunuhan PRT di Medan, tersangka dicaci maki habis-habisan oleh warga

Pembunuhan PRT di Medan, tersangka dicaci maki habis-habisan oleh warga

Pembunuhan PRT di Medan, tersangka dicaci maki habis-habisan oleh warga

Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penganiayaan yang menewaskan satu orang pembantu rumah tangga (PRT) di Medan. Penyidik membawa Syamsul Anwar, salah seorang tersangka pelaku penganiayaan ke kediaman mereka di Jalan Beo simpang Jalan Angsa Medan, Selasa (2/12) sore.

Lokasi penganiayaan di Jalan Beo simpang Jalan Angsa Medan, Selasa (2/12) sore. (Merdeka)

Lokasi penganiayaan di Jalan Beo simpang Jalan Angsa Medan, Selasa (2/12) sore. (Merdeka)

Untuk diketahui, rumah itu ditengarai sebagai lokasi penyiksaan sejumlah PRT. Akibat penganiayaan itu, 2 PRT dinyatakan tewas, sedangkan 3 lainnya berhasil diselamatkan. Selain itu, diperoleh informasi masih ada 10 PRT yang masih hilang.

Saat tiba di lokasi yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) itu, mereka diteriaki dan dicaci warga yang berkerumun di sana.

“Wuuuuu. Mati kau pembunuh! Tak layak kau hidup. Matikan saja Pak polisi!” teriak warga seperti dikutip Merdeka.

Teriakan dan caci maki warga itu terdengar saat Syamsul diturunkan dari mobil Avanza perak dengan nomor polisi B 74 MPU. Selain Syamsul, polisi juga membawa dua PRT korban penganiayaan, yaitu Rukmiani dan Anis Rahayu, ke lokasi itu.

Tersangka penganiaya PRT di Medan dicaci maki warga. (Merdeka)

Tersangka penganiaya PRT di Medan dicaci maki warga. (Merdeka)

Hingga menjelang malam, polisi bersama tersangka dan kedua korban masih di dalam rumah yang menjadi lokasi penyiksaan itu. Sementara warga masih berkerumun di sekitar lokasi.

Simak pula : Pengakuan lengkap PRT korban penyiksaan majikan di Medan

Sumber: http://simomot.com/2014/12/02/pembunuhan-prt-di-medan-tersangka-dicaci-maki-habis-habisan-oleh-warga/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar