Minggu, 28 Desember 2014

Kontribusi Mahasiswa dalam Pembangunan

Kontribusi Mahasiswa dalam Pembangunan

Anak muda Indonesia bisa berkontribusi dalam pembangunan melalui sumbangan pemikiran. (Foto: dok. Okezone)

Kontribusi Mahasiswa dalam Pembangunan

PAMEKASAN - Mahasiswa kerap disebut sebagai agen perubahan. Karena itulah, mereka diharapkan berkontribusi dalam pembangunan.

Anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Iskandar, pun mengajak mahasiswa dan pemuda di wilayah itu meningkatkan kontribusi pemikiran dalam bidang pembangunan dan tata kelola pemerintahan.

"Pemerintah sangat membutuhkan kontribusi pemikiran dari mahasiswa dan kelompok pemuda untk membangun Kabupaten Pamekasan ini menjadi lebih baik," kata Iskandar dalam dialog interaktif yang digelar di Kedai Baca dan Kopi Sebelas 12, Pamekasan, Minggu malam.

Sepanjang sejarah perjuangan bangsa ini, kata dia, terbukti pemikiran kaum muda dan mahasiswa sangat positif dalam membangun tata kelola pemerintahan di Tanah Air. Pikiran segar dan gagasan murni kaum muda, sangat dibutuhkan. Bahkan kaum muda ikut memperkuat perjuangan bangsa Indonesia melalui deklarasi yang hingga kini dikenal sangat bersejarah, yakni "Sumpah Pemuda".

"Dari sejarah ini, sebenarnya pemuda ikut menentukan arah perjuangan bangsa, membangun fondasi bangsa, hingga pada akhirnya meraih kemerdekaan," katanya.

Dalam dialog yang terselenggara atas kerja sama antara Komunitas Kedai Baca dan Kopi Sebelas 12 dg Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan ini, Iskandar juga mengajak, agar kaum muda kembali menampatkan peran pentingnya, dg cara meningkatkan kontribusi pemikiran untk kemajuan Pamekasan.

"Proaktif dalam memberikan sumbangan pemikiran sebenarnya sangat diharapkan oleh pemerintah, termasuk legislatif," katanya.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Pamekasan tsb, sejauh ini, peran mahasiswa dan pemuda cenderung reaktif dan kurang aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran positif dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

Akibatnya, unjuk rasa marak dan sangat sedikit kelompok muda yang mau duduk bersama dg pengambil kebijakan guna menyuguhkan gagasan mereka.

"Unjuk rasa sebenarnya tdk jelek, tapi alangkah lebih baik jika sumbangan pemikiran untk menata pembangunan yang lebih baik disalurkan dg cara-cara elegan dg memberikan sumbangan pemikiran demi kemajuan bangsa dan negeri ini," kata mantan aktivis Badko HMI Jatim ini.

Dialog di kedai kopi yang dilakukan anggota DPRD dari PPP Pamekasan ini, merupakan kegiatan rutin. Selain untk melakukan serap informasi, dialog interaktif legislator PPP ini juga untk menggugah kesadaran mahasiswa dan pemuda yang selama dinilai cenderung kurang berperan aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran terhadap kemajuan bangsa ini.

(rfa)

Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2014/12/29/65/1084980/kontribusi-mahasiswa-dalam-pembangunan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar