Kamis, 04 Desember 2014

Kinanta Arya Bagaswati; penakluk matematika

Kinanta Arya Bagaswati; penakluk matematika

Bagi sebagian siswa, mata pelajaran Matematika sering menjadi momok. Harus dihindari. Namun tdk bagi Kinanta, siswa kelas VIII  SMP Negeri 2 Purwokerto, Jawa Tengah.

Baginya, Matematika seakan telah menjadi bagian dari hidupnya. Tiada hari tanpa Matematika.

Ia sangat menyukai mata pelajaran yang mengandalkan olah otak dan logika ini.

Berkali-kali mengikuti kejuaraan tingkat nasional maupun internasional, putra pasangan Dinar Aryasena dan Dewi Sekarsari ini kerap meraih medali emas.

Sebut saja pada ajang Korea International Mathematics Competition (KIMC) di Daejeon, Korea Selatan, pada pertengahan Juli 2014 lalu.

Ia berhasil membawa pulang medali emas untk kategori kelompok dan medali perak untk kategori individu.

Selain itu, Kinanta juga mendapatkan medali emas pada kompetisi International Mathematics Contest (IMC) yang diselenggarakan di Singapura pada 1-4 Agustus 2014.

Ia mengatakan, mendapatkan medali emas tdk semata-mata datang begitu saja.

“Saya mempersiapkan diri dg matang, seperti mengikuti pembinaan dari sekolah,” tuturnya usai menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pertengahan Agustus 2014.

Sebelumnya, ia juga mengikuti olimpiade di Bulgaria dan Taiwan. Pada dua kompetisi ini, lagi-lagi ia berhasil mengantongi medali.

Medali emas saat di Bulgaria dan medali perak ketika berlomba di Taiwan.

Kinanta adalah contoh siswa yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

Ia adalah peraih medali emas pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD pada 2011 dan medali perak pada OSN tingkat SMP.

“Prestasi tdk bisa didapat tanpa ada usaha dan giat belajar. Yang tdk boleh dilupakan adalah berdoa,” kata Kinanta, yang juga menjadi juara kelas di sekolahnya. (Kemdikbud/PIH/Seno)  

COPYRIGHT © ANTARA 2014

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/467654/kinanta-arya-bagaswati-penakluk-matematika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar