KUPANG - Sebanyak 2.876 personel dari TNI, Polri, serta Satuan Polisi Pamong Praja, disiapkan untk melakukan pengamanan kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sesuai jadwal, Jokowi akan sampai di Kota Kupang malam nanti.
"Untuk TNI dilibatkan semua unsur angkatan dari unsur angkatan darat, laut, dan angkatan udara serta Kepolisian dan seluruh jajarannya termasuk unsur Satpol PP," kata Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Achmad Yuliarto, usai Gelar Pasukan Pengamanan RI-1 di Makorem Wira Sakti Kupang, Jumat (19/12/2014).
Seluruh personel yang terlibat akan disebar di sejumlah objek yang akan dikunjungan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Lokasi utama kunjungan Jokowi adalah Desa Raknamo, Kabupaten Kupang. Di sana, Jokowi akan meletakkan batu pertama pembangunan embung pada Sabtu 20 Desember.
Personel gabungan juga disebar di Rumah Sakit Umum Siloam karena mnurut jadwal, Jokowi akan meresmikan rumah sakit tsb. "Presiden sangat dinamis dalam kunjungannya sehingga kammi siagakan semuanya," kata Danrem yang juga menjadi Komandan Satgas Pengamanan Kunjungan Jokowi.
Terhadap lokasi yang akan dijadikan tempat istirahat Presiden RI dan Ibu Negara, Danrem mengatakan ada dua pilihan, yaitu rumah jabatan Gubernur NTT dan hotel. "Kami memang menganjurkan ke rumah jabatan saja, tetapi semua tergantung bapak Presiden," katanya.
Untuk wilayah udara dan laut, lanjut Yuliarto, juga menjadi fokus perhatian pengamanan, dg melibatkan sejumlah personel dan peralatan sebagai sarana pendukung, seperti KRI dan helikopter. "Untuk udara kammi sediakan empat heli dan lima KRI di laut," katanya.
Danrem 161/Wira Sakti mengklaim, semua titik rawan dalam keadaan aman terkendali dan sangat kondusif. Ada sejumlah potensi kerawanan seperti demonstrasi, namun akan ditangani sehingga tdk terjadi peristiwa yang justru mengganggu keamanan dalam kunjungan itu.
"Kami siap dialog dg para pendemo agar tdk turun ke jalan. Jika memang terpaksa harus turun agar tdk anarkis dan mengganggu, karena akan kammi tindak tegas," katanya.
Sementara itu, Asisten Operasi Lantamal VII Kupang Kolonel Laut nazif, mengatakan, untk keamanan laut akan disediakan lima kapal, dua di antaranya adalah KRI Ahmad Yani dan KRI Woleng dg personel masing-masing.
Untuk kapal dg ukuran besar akan memuat personel 140 hingga 150 orang. Sementara untk kapal kecil sejenis 'sea raiders' akan memuat lima sampai delapan personel. "Semuanya telah kitaa siagakan dan sedang berpatroli di perairan Kupang, Nusa Tenggara Timur," kata Nazif.
Sumber: http://news.okezone.com/read/2014/12/19/340/1081475/jokowi-ke-kupang-empat-heli-lima-kapal-tni-siaga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar