
Ditengah gegap gempita persaingan para provider seluler di Indonesia yang saling berlomba dalam menerapkan jaringan 4G LTE pada produk mereka, teryata ada fakta mencengangkan yang berhasil diungkap. Dikabarkan, jaringan 4G LTE bisa merusak smartphone yang menggunakan jaringan super cepat ini. Dan trnyata, hal ini bukan lagi rumor. Karena sudah ada korban smartphone rusak karena mencoba mengaplikasikan jaringan koneksi yang baru saja masuk di Indonesia ini.
Konektivitas 4G LTE
âOrang Indosat sendiri ada yang jadi korbannya. Waktu itu dia pakai smartphone buat ujicoba terbatas,â ungkap Joy Wahyudi yang menjabat sebagai salah satu direktur Indosat di sela acara perayaan ulang tahun Indosat ke-47 di Jakarta. Ia melanjutkan, âJadi, ponselnya rusak karena handover-nya masih belum bagus, dari LTE drop ke 3G dan ke 2G. Ekosistemnya belum mendukung sih, jadi handover pindah dari 4G ke 3G atau 2G terlalu sering, jadinya handset yang menjadi korban,â katanya, seperti dilansir dari Liputan6.com (21/11/14).
Ditengarai, masalah ini bukan bersumber dari jaringan 4G LTE itu sendiri, melainkan terjadi karena kurang siapnya ekosistem 4G di Indonesia. Berbeda dengan beberapa negara maju lain seperti Korea Selatan yang telah sepenuhnya menggunakan koneksi ngebut ini, Indonesia memang belum benar-benar memiliki infrastruktur memadai untuk menunjang 4G.
Mesti kita sadari bahwa jaringan terkuat di Indonesia saat ini adalah 2G yang notabene memiliki infrastruktur paling banyak dibanding dengan dua teknologi penerusnya. Bisa disadari, bahwa jaringan 3G saja belum begitu merata tersedia di semua kota apalagi pelosok. Sinyal 3G yang sering drop juga bisa membuat ponsel cepat panas dan baterai semakin boros. Jadi wajar saja, jika tidak stabilnya konektivitas tersebut akan berpengaruh terhadap ponsel pintar.
Sumber: http://simomot.com/2014/12/02/jaringan-4g-lte-membuat-ponsel-cepat-rusak-benarkah/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar