Ramadhan terbaring di RSUD Pirngadi Medan (foto: Erie Prastyo/Okezone)

MEDAN - Ramadhan (9) terbaring lemah di ruang perawatan RSUD Pirngadi Medan, Sumatera Utara. Sekujur tubuh bocah kelas IV SD itu melepuh dan harus menjalani operasi untk menyelamatkan nyawanya.
Sampai Rabu 17 Desember 2014, bocah asal Jalan Sei Rotan, Gang Adil, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, itu belum sadarkan diri. Luka bakar tsb diderita setelah botol berisi minyak tanah oplosan di dekatnya meledak.
Peristiwa itu berawal saat Ramadhan hendak membakar ayam untk kakaknya, Indah (22), yang sedang sakit pada Selasa malam. Lantaran kayu bakar basah akibat diguyur hujan, Ramadhan menuangkan minyak tanah dari dalam botol ke kayu tsb agar api menyala.
Api yang menyala besar langsung menyambar botol kemudian meledak. Nahas, api dari ledakan mengenai Ramadhan hingga membakar sekujur tubuhnya. Kejadian itu disaksikan langsung oleh Indah dan sepupunya bernama Agus (25).
Sementara tetangga yang ikut menyaksikan kejadian tsb langsung mengangkat Ramadhan ke kamar mandi dan merendamnya ke dalam bak. "Karena panik, tetangga sebelah rumah mengangkatnya ke kamar mandi untk mematikan apinya," ungkap Indah.
Setelah api padam, Ramadhan langsung dibawa ke RS Pirngadi Medan. Pihak rumah sakit mengambil langkah operasi guna menyelamatkan nyawa bocah tsb. Hasil pemeriksaan medis, luka bakar di tubuh korban mencapai 80 persen.
"Saya sudah hampir pasrah melihat kondisi anak saya. Api itu besar langsung membakar pakaian yang dipakainya," kata Faujiah (54), ibu Ramadhan di rumah sakit.
Sumber: http://news.okezone.com/read/2014/12/18/340/1080910/ingin-menyenangkan-kakak-yang-sakit-tubuh-ramadhan-terbakar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar