Pegawai kafe berhasil melarikan diri dari kafe. (Foto: Reuters)

SYDNEY â" Setelah tujuh jam menjadi sandera, polisi kembali berhasil membebaskan dua warga yang menjadi korban penyanderaan di Kafe Lindt, Sydney, Australia. Kini total ada lima orang yang berhasil dibebaskan petugas Kepolisian Australia.
Kedua orang tsb berjenis kelamin perempuan. Sebelumnya, seorang pegawai dan dua pelanggan melarikan diri dari penyanderaan di kafe tsb.
Seperti diberitakan Daily Mail, Senin (15/12/2014), pihak kepolisian percaya kelima sandera itu melarikan diri bukan dibebaskan. Kini, petugas sudah mengetahui identitas pelaku dan coba menghubunginya.
Sebelumnya, saksi mata mendeskripsikan bagaimana seorang pria yang memakai ikat kepala masuk ke kafe tsb dan mengeluarkan sebuah senjata jenis pistol dari tas pada sekira pukul 09.45 waktu setempat.
Setelah itu, dua sandera terlihat menghadap jendela sambil memegang bendera berwarna hitam yang diduga milik kelompok militan Jabhat al Nusra. Gerakan tsb berperang melawan Pemerintah Assad di Suriah.
Ada klaim bahwa teroris itu juga dipersenjatai dg parang dan mungkin membawa bahan peledak. Tapi untk hal ini, pihak kepolisian belum berani mengonfirmasi.
Sebelumnya Chief Executive Lindt Café Steve Loane menduga sekira 40 orang berada di sana. Namun Wakil Komisioner Kepolisian NSW Catherine Burn mengatakan, sebanyak 30 orang menjadi sandera di sana.
Sumber: http://international.okezone.com/read/2014/12/15/18/1079435/giliran-dua-perempuan-bebas-dari-penyanderaan-di-kafe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar