Selasa, 02 Desember 2014

Dua Kecelakaan Maut Terjadi di Batam

Dua Kecelakaan Maut Terjadi di Batam

Dua Kecelakaan Maut Terjadi di Batam (ilustrasi)

Dua Kecelakaan Maut Terjadi di Batam

BATAM - Tarsius Nara Babe, 29, warga Perumahan Taman Cipta tewas setelah dihantam mobil Avanza merah maroon yang dikendarai Viki di Jalan Brigjen Katamso simpang Pelabuhan Rakyat Sagulung, Selasa (2/12/2014) malam.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika mobil Carry yang dibawa Tarsius mogok di dekat simpang Pelabuhan Rakyat Sagulung. Saat korban mengecek kerusakan mobil, tiba-tiba mobil Avanza dangan dg kecepatan tinggi datang dari arah Tanjunguncang menuju simpang Base Camp langsung menghantam korban.

Salah seorang saksi mata sekaligus teman Tarsius, Rudi mengatakan, saat itu posisi mobil korban sedang parkir di tepi jalan. Dia melihat mobil Avanza itu sudah oleng duluan sehingga tak mampu menghindari korban dan langsung menghantamnya.

"Mobil korban sudah parkir di tepi jalan. Saya lihat mobilnya oleng dan langsung menghantam korban," kata Rudi di lokasi.

Kecelakaan maut lainnya, Eri Korriyah, 19, tewas di tempat setelah ditabrak lori warna putih dg nomor polisi BN 4171 CN di depan Perumahan Buana Raya Jalan R Suprapto sekira pukul 19.30. Korban diketahui dibonceng oleh rekan kerjanya bernama Hamdi dg sepeda motor Yamaha Mio warna putih.

Informasi yang diperoleh, korban saat itu datang dari arah Batam Centre menuju simpang Base Camp. Kemudian ditabrak lori itu saat pulang dari tempat kerja mau ke rumah korban di Kaveling Flamboyan Kelurahan Seipelunggut. Korban merupakan baru tamat sekolah, namun sudah bekerja di Genta Batuaji. Sementara itu Hamdi sedang dirawat intensif di rumah sakit lainnya.

Salah seorang warga, Rio mengatakan, melihat mobil menyenggol korban. Saat itu Eri langsung jatuh dan temannya terpental jauh. Namun, Eri langsung disambar oleh lori. Kondisi korban sangat memperihatinkan berada di tengah jalan. "Korban langsung meninggal di tempat," kata Rio.

Ibu kandung korban, Nurbaiti tdk kuasa melihat putrinya itu. Dia terus menangis di depan ruang jenazah RSUD Embung Fatimah. "Dia (korban) pulang kerja di Genta, dia pulang boncengan sama temannya," kata Nurhayati sambil menangis.

Sementara itu, salah seorang petugas kamar jenazah mengatakan, korban Tarsius mengalami luka serius di bagian dada, kepala retak dan tangan kiri patah. Kemudian korban Eri mengalami paha kanan dan kiri patah, usus dan hati terbuari, rahang kepala patah dan remuk. Untuk sementara baru itu yang bisa dilihat kondisi korban. "Untuk memastikannya, kammi masih melakukan visum dulu," kata petugas.

Pihak Kepolisian Satlantas Polresta Barelang yang turun ke lokasi kejadian membenarkan dua peristiwa maut tsb, pihaknya sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, belum bisa memberikan komentar banyak mengenai kronologis kejadian itu. "Kami masih melakukan olah TKP," ucap Kanit Lakalantas Mapolresta Barelang Iptu Arman saat dikonfirmasi.

Untuk sopir pengendara mobil Avanza yang menghantam Trasius sudah diamankan bersama mobil yang terlibat kecelakaan. Sementara supir lori yang menabrak Eri langsung kabur dan lori sudah diamankan. (fmi)

(ded)

Sumber: http://news.okezone.com/read/2014/12/03/340/1073849/dua-kecelakaan-maut-terjadi-di-batam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar