Kamis, 25 Desember 2014

Ayah Serahkan Anak Gadisnya untk Lakukan Bom Bunuh Diri

Ayah Serahkan Anak Gadisnya untk Lakukan Bom Bunuh Diri

Kelompok Boko Haram. (foto: AFP)

Ayah Serahkan Anak Gadisnya untk Lakukan Bom Bunuh Diri

ABUJA - Gadis berusia 13 tahun bernama Zahara’u mengungkap dirinya telah dipaksa menjadi martir bom bunuh diri oleh ekstrimis Boko Haram. Beruntung dia selamat meski harus menderita luka-luka.

Kisah ini dituturkan Zahara’u dalam konferensi pers yang difasilitasi kepolisian setempat untk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya taktik kelompok Boko Haram. Zahara’u mengaku dia diserahkan oleh ayah kandungnya ke kelompok pemberontak.

“Ayah saya membawa kammi ke semak yang dikelilingi oleh orang-orang bersenjata. Mereka bertanya, apakah saya ingin masuk surga, tentu saja saya ingin. Namun, setelah menjawabnya mereka langsung menyuruh saya untk melakukan misi bunuh diri dan mereka mengancam akan membunuh jika tdk melakukannya,” katanya, seperti dilansir Sky News, Jumat (26/12/2014).

“Dari sana, kammi dikirim ke sebuah pasar di Kano. Ketika kammi sudah sampai, salah satu dari kammi mengatakan bahwa kitaa harus melakukannya secara terpisah, tapi saya tdk mau. Setelah teman saya meledakkan dirinya sendiri, aku juga terluka,” tutupnya.

Zahara’u dibawa ke pasar di kota terbesar kedua Nigeria itu bersama dua gadis lainnya, dg misi yang sama. Karena terluka akibat ledakan yang dilakukan rekannya, gadis itu berhasil menemukan rumah sakit terdekat di mana polisi menangkapnya saat mendapat perawatan. Empat orang tewas dalam ledakkan pada 10 Desember lalu.

Boko Haram telah berjuang selama lima tahun untk mendirikan negara Islam di timur laut Nigeria. Saat ini, semakin banyak perempuan yang digunakan sebagai pelaku bom bunuh diri oleh kelompok tsb.

(hmr)

Sumber: http://international.okezone.com/read/2014/12/26/18/1084104/ayah-serahkan-anak-gadisnya-untuk-lakukan-bom-bunuh-diri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar